Perasaan Tersirat
Malam ini kukatakan perasaanku dalam sirat. Dan kau tidak menangkapnya karena ini semu saja. Memang kau pikir siapa laki-laki yang sedang dalam pikiranku saat ini? Itu kamu, perasaan yang dibentuk oleh waktu. Perasaan yang coba kusembunyikan karena tingginya harga diriku. Perasaan yang coba kusembunyikan karena aku tahu masih ada dia di pelupuk matamu yang masih ingin kau sentuh dan jaga selalu. Hei....apa kau merasa kalah karena aku membantah semua argumenmu. Jika iya coba jadikan objeknya adalah kamu, anggap kamu tahu semuanya tentang aku pada posisimu akankah kamu memberikan saran yang lebih indah? Ah ya, kamu memberikan petuah di akhir pembicaraan kita malam ini, namun ada yang hampa ada yang hilang. Kamu benar, aku terlalu egois untuk mengakuinya di hadapanmu tentang semuanya.
Sukakk 😍😍
BalasHapushahaha, kamu kok eruh blog iki lai??
Hapushahaha, kok kamu eruh blog iki lai??
BalasHapusYo ngerti lahh 😅
BalasHapus