Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

IBU (script lucu bercampur nyinyir)

Pukul satu siang, nokia keluaran lama itu menjerit keras. Aku mengambilnya, menekan tombol bergambar gagang hijau. Dengan suara yang agak dipaksakan riang aku pun berseru "Mammy!!!". Aku meredam suara gundah di ujung bibirku menampilkan bentuk suara baik-baik saja. Aku jadi ingat sebuah pembicaraan yang lama. Ketika kita disayangi orang kita malah akan lebih sering berbohong pada orang itu. Alasannya simpel hanya nggak ingin bikin orang itu khawatir dengan keadaan kita. Ya, seperti saat ini, ketika sebenarnya aku buntu memikirkan sesuatu yang ingin kugali, ketika aku sebenarnya merasa kosong ketika menuliskan beratus kata pada lembar kerja microsof word keluaran teranyar itu. Aku kosong, tapi aku tak bisa cerita kalau aku sedang kosong, aku hanya bicara seolah-olah semuanya baik-baik saja. Itulah hebatnya perasaan ketika kita merasa disayangi, kita malah jadi pembohong paling ulung di dunia. Pembicaraan itu sebenarnya ingin cepat aku akhiri, karena aku sudah tidak kuat un...
Wanita receh ini kau rahu sedang bimbang dan punya banyak pertanyaan: 1. Wanita ini tak cukup mengenal kamu 2. Tak tahu perasaan yang sedang kau miliki 3. Tak tahu bagaimana hubunganmu dengannya 4. Tak tahu apakah kisahmu akan sama seperti yang lainnya, tenggelam Waktu kau bilang semoga aku dapat yang terbaik. Aku hanya ingin kau bertanya padaku siapa orang yang aku sukai, sehingga aku bisa merasa aku memberikan jawaban bukan permintaan.

Perasaan Tersirat

Malam ini kukatakan perasaanku dalam sirat. Dan kau tidak menangkapnya karena ini semu saja. Memang kau pikir siapa laki-laki yang sedang dalam pikiranku saat ini? Itu kamu, perasaan yang dibentuk oleh waktu. Perasaan yang coba kusembunyikan karena tingginya harga diriku. Perasaan yang coba kusembunyikan karena aku tahu masih ada dia di pelupuk matamu yang masih ingin kau sentuh dan jaga selalu. Hei....apa kau merasa kalah karena aku membantah semua argumenmu. Jika iya coba jadikan objeknya adalah kamu, anggap kamu tahu semuanya tentang aku pada posisimu akankah kamu memberikan saran yang lebih indah? Ah ya, kamu memberikan petuah di akhir pembicaraan kita malam ini, namun ada yang hampa ada yang hilang. Kamu benar, aku terlalu egois untuk mengakuinya di hadapanmu tentang semuanya.

Sebuah kata yang tak sampai

Aku pikir aku mencintaimu karena begitu banyak waktu yang kita habiskan bersama. Dan kini aku sedang bingung karena jaraknyang mulai merentang diantara kita. Rindu ini menyembul dan aku merasa cinta ini membengkak sesuka hatinya. Hei, cobalah kau mengerti ini, menjadi orang diposisi salah dan sedang menyukaimu. Aku jatuh dan tak bisa berpikir kecuali semua hal tentang kamu. Kaubtahu?? Aku jatuh pada rindu yang menginginkan diri untuk menghabiskan waktu bersamamu.

Tak Punya Puisi

Selamat malam, hari ini aku tak punya puisi ribut yang ingin diutarakan. Hanya ingin sedikit berbagi tentang petikan hati yang hilang. Sebuah kata kunci kosong dan melayang-layang. Tentang kata-kataku yang tanpa jeda, tentang marah yang tiba-tiba meluap, atau tentang rasa tak peduliku karena takut semakin jatuh terlalu dalam. Aku hanya ingin kita tetap sama-sama nyaman. Sama-sama tertawa pada lelucon yang kadang tidak lucu atau berdebat untuk hal yang tidak penting. Hari ini aku tak punya puisi pun tak ingin membuat puisi tapi sedang ingin cerita jadi kutulis seada-adanya kalau perasaan itu memang benar-benar ada tak tahu nampak atau tidak di hadapan mata. Nyatanya aku adalah pemain terbaik dalam petak umpet hati, dimana tak ada yang dapat melihatku menyukaimu sebelum aku mengatakannya, sebelum aku mengungkapnya. Hei, rasanya kita sering bersama, tiap hari, tiap detik, instingku menuntunku untuk temukan ide agar kita tetap dekat, sedekat cahaya dan air ketika jadi pelangi. Indah sesaa...

Cemburu

Cemburu, Tiba-tiba saja muncul di hatiku Ketika kau hanya menanggapiku seperlunya Dan begitu perhatian padanya Hatiku sesak dipenuhi cemburu Aku..... sangat marah padamu Namun sejak kita berjarak Marahku tak lagi dapat terungkap Kucoba meremas tanganku Berharap namamu seperti kertas Kucoba remas Namun tak ada yang berubah Perasaan itu malah kian berbuah Hei,..... kenapa perasaan ini malah kau buat main-main

Kesalahan Terbesar

Kesalahan terbesarku adalah tak pernah jujur. Aku selalu bersembunyi dibalik pertengkaran kita untuk menutupi kalau sebenarnya perasaan suka itu ada. Aku sebenarnya ingin jadi orang yang menarik di hadapanmu, tapi aku selalu bertingkah amat konyol, agresif, murahan, dan entah kata apa lagi yang akan kamu ucapkan. Sebenarnya ini hanya caraku saja agar kamu selalu memperhatikan aku.Selamat malam Malang, 5 September 2017

Jatuh tak kenal waktu

ada cahaya di atas keningmu bukan cahaya lampu bukan juga cahaya bulan itu cahaya ilusi hatiku merebahkan bulan di atas matamu menggelarkan lautan di sorot matamu dan aku hanyut dan aku terseret arus mengembara di danau anganmu timbul tenggelam di sungai harapmu kuminum riak-riak airmu hingga aku kembung hingga aku limbung aku kira...... aku telah jatuh sejak waktu membuatmu menawan sejak wajahmu menghunuskan senapan sejak lengan baju itu menyingsing sejak detak jantungku tiba-tiba berhenti aku telah jatuh pada senyum jahil yang menyembul dari bibirmu Malang, 3 September 2017