Postingan

Ya gitu

Ndak tahu gimana mau ngungkapin perasaan.  Nggak tau mesti cerita darimana dulu . Semuanya numpuk aja gitu di kepala.  Masalah?  Aku nggak yakin ini masalah, ini cuma perasaan campur aduk aja. Gimana ngomongnya?  Ini sungguh kekanakan . Pernah nggak sih kamu begitu menginginkan sesuatu tapi kamu nggak siap bertanggungjawab ketika itu datang . Itu seakan benar benar membuat langkahmu tersendat. Dan keraguan itu sungguh sangat menghambat untuk sampai pada tujuan. Pernah nggak sih merasa begitu penasaran dengan benda di belakang tirai.  Tangan dan mata rasanya gatal buat membuka dan melihat. Tapi di sekelilingnya di kelilingi penjaga yang selalu siap dua puluh empat jam dengan mata awas dan terbuka.  Ohhh , sungguh mengesalkan . Pernah nggak sih merasa rindu sama seseorang , berharap dia segera datang dan duduk di sampingmu dan membuat pipimu terasa hangat , tetapi kamu sendiri nggak tau siapa yang benar benar kamu rindukan.  Serasa menggambar sebua...

Sekedar Info!

Sekedar info! Sebenarnya blog ini saya tulis ketika saya suka dengan seseorang. Seseorang yang saya suka karena terlalu terbiasa bersama. Ternyata benar pepatah jawa yang mengatakan "witing tresno jalaran soko kulino" Hingga sampai hari ini ketika kebersamaan itu mulai memudar namun suka yang datang tiba-tiba itu perginya juga tidak gampang. Perasaan itu masih mendekam di balik bilik.  Masih berharap harap cemas tentang keajaiban, cemas yang membuat bilik  biru itu dipenuhi sembilu. Lucu memang ketika saya putuskan untuk membuat blog ini, alasannya, dan akhirnya. Hanya saja, biarlah media mengubur segalanya. Mungkin lain waktu ketika saya sedang ingin mengingat-ngingat luka yang rehat ada waktunya berkunjung dan menyemai benih baru di atas kuburan. Luka tak bisa disia-siakan bukan? Mungkin humusnya bisa jadi pupuk yang subur bagi cerita yang ingin ditertawakan. Terima kasih untuk orang yang pernah berkenan untuk sekedar menengok atau membaca judul dari blog ini. Teri...

IBU (script lucu bercampur nyinyir)

Pukul satu siang, nokia keluaran lama itu menjerit keras. Aku mengambilnya, menekan tombol bergambar gagang hijau. Dengan suara yang agak dipaksakan riang aku pun berseru "Mammy!!!". Aku meredam suara gundah di ujung bibirku menampilkan bentuk suara baik-baik saja. Aku jadi ingat sebuah pembicaraan yang lama. Ketika kita disayangi orang kita malah akan lebih sering berbohong pada orang itu. Alasannya simpel hanya nggak ingin bikin orang itu khawatir dengan keadaan kita. Ya, seperti saat ini, ketika sebenarnya aku buntu memikirkan sesuatu yang ingin kugali, ketika aku sebenarnya merasa kosong ketika menuliskan beratus kata pada lembar kerja microsof word keluaran teranyar itu. Aku kosong, tapi aku tak bisa cerita kalau aku sedang kosong, aku hanya bicara seolah-olah semuanya baik-baik saja. Itulah hebatnya perasaan ketika kita merasa disayangi, kita malah jadi pembohong paling ulung di dunia. Pembicaraan itu sebenarnya ingin cepat aku akhiri, karena aku sudah tidak kuat un...
Wanita receh ini kau rahu sedang bimbang dan punya banyak pertanyaan: 1. Wanita ini tak cukup mengenal kamu 2. Tak tahu perasaan yang sedang kau miliki 3. Tak tahu bagaimana hubunganmu dengannya 4. Tak tahu apakah kisahmu akan sama seperti yang lainnya, tenggelam Waktu kau bilang semoga aku dapat yang terbaik. Aku hanya ingin kau bertanya padaku siapa orang yang aku sukai, sehingga aku bisa merasa aku memberikan jawaban bukan permintaan.

Perasaan Tersirat

Malam ini kukatakan perasaanku dalam sirat. Dan kau tidak menangkapnya karena ini semu saja. Memang kau pikir siapa laki-laki yang sedang dalam pikiranku saat ini? Itu kamu, perasaan yang dibentuk oleh waktu. Perasaan yang coba kusembunyikan karena tingginya harga diriku. Perasaan yang coba kusembunyikan karena aku tahu masih ada dia di pelupuk matamu yang masih ingin kau sentuh dan jaga selalu. Hei....apa kau merasa kalah karena aku membantah semua argumenmu. Jika iya coba jadikan objeknya adalah kamu, anggap kamu tahu semuanya tentang aku pada posisimu akankah kamu memberikan saran yang lebih indah? Ah ya, kamu memberikan petuah di akhir pembicaraan kita malam ini, namun ada yang hampa ada yang hilang. Kamu benar, aku terlalu egois untuk mengakuinya di hadapanmu tentang semuanya.

Sebuah kata yang tak sampai

Aku pikir aku mencintaimu karena begitu banyak waktu yang kita habiskan bersama. Dan kini aku sedang bingung karena jaraknyang mulai merentang diantara kita. Rindu ini menyembul dan aku merasa cinta ini membengkak sesuka hatinya. Hei, cobalah kau mengerti ini, menjadi orang diposisi salah dan sedang menyukaimu. Aku jatuh dan tak bisa berpikir kecuali semua hal tentang kamu. Kaubtahu?? Aku jatuh pada rindu yang menginginkan diri untuk menghabiskan waktu bersamamu.

Tak Punya Puisi

Selamat malam, hari ini aku tak punya puisi ribut yang ingin diutarakan. Hanya ingin sedikit berbagi tentang petikan hati yang hilang. Sebuah kata kunci kosong dan melayang-layang. Tentang kata-kataku yang tanpa jeda, tentang marah yang tiba-tiba meluap, atau tentang rasa tak peduliku karena takut semakin jatuh terlalu dalam. Aku hanya ingin kita tetap sama-sama nyaman. Sama-sama tertawa pada lelucon yang kadang tidak lucu atau berdebat untuk hal yang tidak penting. Hari ini aku tak punya puisi pun tak ingin membuat puisi tapi sedang ingin cerita jadi kutulis seada-adanya kalau perasaan itu memang benar-benar ada tak tahu nampak atau tidak di hadapan mata. Nyatanya aku adalah pemain terbaik dalam petak umpet hati, dimana tak ada yang dapat melihatku menyukaimu sebelum aku mengatakannya, sebelum aku mengungkapnya. Hei, rasanya kita sering bersama, tiap hari, tiap detik, instingku menuntunku untuk temukan ide agar kita tetap dekat, sedekat cahaya dan air ketika jadi pelangi. Indah sesaa...