Ya gitu

Ndak tahu gimana mau ngungkapin perasaan.  Nggak tau mesti cerita darimana dulu . Semuanya numpuk aja gitu di kepala.  Masalah?  Aku nggak yakin ini masalah, ini cuma perasaan campur aduk aja.

Gimana ngomongnya?  Ini sungguh kekanakan . Pernah nggak sih kamu begitu menginginkan sesuatu tapi kamu nggak siap bertanggungjawab ketika itu datang . Itu seakan benar benar membuat langkahmu tersendat. Dan keraguan itu sungguh sangat menghambat untuk sampai pada tujuan.

Pernah nggak sih merasa begitu penasaran dengan benda di belakang tirai.  Tangan dan mata rasanya gatal buat membuka dan melihat. Tapi di sekelilingnya di kelilingi penjaga yang selalu siap dua puluh empat jam dengan mata awas dan terbuka.  Ohhh , sungguh mengesalkan .

Pernah nggak sih merasa rindu sama seseorang , berharap dia segera datang dan duduk di sampingmu dan membuat pipimu terasa hangat , tetapi kamu sendiri nggak tau siapa yang benar benar kamu rindukan.  Serasa menggambar sebuah tokoh kartun dan berdoa suatu malam peri akan memberinya nyawa .

Pernah nggak sih merasa sendirian dan ingin banget buat di dengar.  Meski cuma sekadar cerita tentang keseharian,  tentang nenek nenek yang menyeberang jalan atau burung yang membuat sarang .

Pernah nggak sih pingin bilang sayang sama seseorang meski belum pernah ketemu . Pingin bilang kalau kangen dan pengen ketemu .

Pernah nggak sih kepikiran buat punya seseorang yang logis tapi nyaman buat sandaran tapi bukan suami atau pacar .

Bisa nggak sih , khususnya aku ketemu dia yang pundaknya bisa dipinjam buat bersandar,  yang hatinya bisa menerima cerita recehan.  Tapi sungguh aku tak ingin pacaran belum siap juga naik pelaminan.

Bisa nggak sih Tuhan nemuin aku dengan dia dulu. Meski aku belum siap dengan.... Ya begitulah .

Komentar